Gubernur Babel Resmikan Kampong Lebah Trans Madu di Dusun Birah

oleh -

BELITUNG TIMUR – Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan meresmikan Kampong Lebah Madu Trans Trigona di Dusun Birah, Desa Kelubi – Manggar, Rabu (20/10/2021).

Menurut Erzaldi yang di dampingi istrinya Melati, mengatakan budidaya madu trans trigona bisa menjadi nilai tambah bagi masyarakat Desa Kelubi dan Komunitas Manggar Berdaya (KMB) sekaligus dapat menjadi potensi madu di Beltim.

IMG-20240621-WA0024

Untuk itu, ia sangat mengapresiasi KMB karena dalam mengembangkan madu, semula keanggotaan mereka hanya 15 orang saja dan kini menjadi 200 orang anggota serta bisa menghasilkan madu 4 ton dalam sebulan.

“Ini targetnya akan kita tambah lagi menjadi 5 – 8 ton (perbulan) di tahun berikutnya,” kata Gubernur Babel, Erzaldi kepada awak media usai meresmikan kampong madu trans trigona.

Lebih lanjut ia katakan, mereka akan mendorong dalam hal pembinaan sehingga madu yang dihasilkan bisa memiliki spesifikasi. Karena itulah ujar Erzaldi alat untuk mengurangi kadar air perlu digunakan agar lebih terjamin kualitas madu baik.

Sebutnya, kualitas dan kemurnian madu yang baik akan membuat harga menjadi lebih bernilai. “Ini yang sekarang lagi kita dorong, sekalian mendorong mereka untuk me-manage hutan ini menjadi tujuan deatinasi wisata,” imbuhnya.

Ia menambahkan, tentu dengan semangat dan keyakinan oleh masyarakat Kelubi dan Komunitas Manggar Berdaya, ia merasa yakin dan percaya hutan sebagai tempat budidaya madu bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata dengan berbagai produk yang ada.

Oleh sebab itu, dirinya mengingatkan kepada mereka, jangan mengembangkan atau menjual produk buatan dan produk alam yang biasa-biasa saja. Tapi potensi yang ada harus digali sehingga memiliki ke khasan tersendiri.

Mengapa begitu tanya Erzaldi. Karena katanya dengan produk yang khas, kita bisa membuat ketertarikan orang untuk datang berkunjung dari keunggulan potensi yang ada di daerah kita.

“Saya yakin dan percaya komunitas ini akan menjadikan lokasi ini dapat menarik dan mendorong orang untuk berkunjung, disamping khas dari madunya, tapi ada juga khas alamnya,” ujar Erzaldi. (Arya)


Yuk, ikutin terus perkembangan informasi seputaran Belitong melalui media online belitongbetuah.com atau cukup meng-klik link Fanpage Facebook -nya Belitong Betuah yang selalu menyajikan berita terlengkap seputaran Belitong yang kami update…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *