Bupati Beltim Lantik 28 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas, Apa Pesan dan Harapannya

oleh -

BELITONG BETUAH – Bupati Belitung Timur, Burhanudin (Aan) lantik 28 pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Timur, Senin (03/01/2022).

Dihadapan pejabat yang baru dilantik, di ruang Satu Hati Bangun Negeri, Aan menghimbau, “Kepada seluruh ASN Beltim, khususnya pejabat yang hadir dalam putusan ini berkomitmen orientasi pelayanan, akuntabel, kompeten harmonis, loyal, adaptif dan berakhlak serta bangga dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Beltim,” imbuhnya.

IMG-20240621-WA0024

Sambungnya, selama 6 bulan kedepan akan mengevaluasi kinerja yang dibangun dan disusun oleh mereka sesuai tempat, amanah yang sudah diberikan. Tidak ada waktu santai untuk berpikir terhadap kemajuan daerah yang dicintai.

“Terhitung Januari ini pembagian tugas, kinerja dari mulai Bupati, Wakil Bupati, Sekda para Asisten 1, 2 dan 3 akan mengkonsolidasikan, mengorganisasikan kepada kepala-kepala OPD. Masing-masing OPD akan melaporkan kepada masing-masing asisten sesuai yang sudah diberi tugas,” katanya.

Selain itu, ia menyampaikan setiap sebulan sekali akan sering bertemu untuk berdiskusi terhadap capaian-capaian dan masalah yang harus diselesaikan secara bersama.

Karena itu ujarnya kepada seluruh pejabat, mari kita berpikir konstruktif bahwa daerah ini membutuhkan kita, membutuhkan kemajuan dan membutuhkan perhatian serta pemikiran dan tanggung jawab yang sudah diberikan kepada masing-masing OPD.

Hal lain yang Aan katakan, dari seluruh hasil Job Fit dirinya tidak mengintervensi, hanya memenuhi saran dan rekomendasi dari tim Pansel (panitia seleksi) yang dilakukan secara profesional untuk melakukan mutasi jabatan.

“Tidak ada titipan, tidak ada paksaan, tidak ada yang dekat-dekat dengan Bupati. Tidak ada urang Bupati, dak de. Ini murni rekomendasi hasil Job Fit,” tukasnya.

Ia melanjutkan, mereka yang diberi jabatan ini, selama 6 bulan ke depan jika masing-masing pejabat tidak mampu mengimplementasikan tugas pokoknya, tidak memenuhi target kinerja sesuai yang diharapkan sebagaimana renstra SKPD dan tidak mampu menterjemahkan visi, misi kepada daerah serta tidak mampu menyelesaikan persoalan internal maka mereka akan dilakukan evaluasi kembali.

Untuk itulah, ia menekankan tidak ada jabatan yang nyaman dan santai karena semua pejabat mempunyai tanggung jawab moral terhadap kemajuan Belitung Timur. Persoalan yang terjadi harus segera dituntaskan satu bersatu untuk mengurai benang merah Beltim mulai dari pintu gerbang masuk Beltim yaitu pelabuhan yang harus segera dituntaskan oleh masing-masing pejabat yang bertanggung jawab.

“Bagaimana integrasi dan koordinasi antar OPD dalam mengemat tugas dan kinerja mereka masing-masing. Tidak ada satu OPD yang bisa menyelesaikan persoalan sendiri tanpa melibatkan OPD yang lain oleh karena itu harus membangun sinergitas dan kekompakan dalam bekerja,” pinta Aan.

Maka dari itu, ia mengatakan tidak akan sungkan untuk melepas jabatan mereka pada setiap 6 bulan, setelah dilakukan evaluasi jabatan yang berlaku pada seluruh jabatan Eslon III dan II di Belitung Timur.

Tambahnya, hal itu dilakukan bukan untuk mengada-ngada tetapi untuk memperbaiki kinerja, mindset dan paradigma dalam berpikir kepada Pegawai Negeri Sipil. (Arya)


Yuk, ikutin terus perkembangan informasi seputaran Belitong melalui media online belitongbetuah.com atau cukup meng-klik link Fanpage Facebook -nya Belitong Betuah yang selalu menyajikan berita terlengkap seputaran Belitong yang kami update…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *