Kunjungi PT. BISS, Komisi II DPRD Beltim Tinjau Kelancaran Gas LPG 3 KG

oleh -

BELITONG BETUAH–Anggota Komisi II DPRD Kab. Belitung Timur, terdiri dari Oman Anggari, Ismansyah, Dwi Nanda Outra, Tom Haryono serta Mirza Saputra, pada Senin ( 25/1) melakukan kunjungan rutin ke Mitra Pertamina PT. Bukit Intan Sejahtra Sentosa.

Disebutkan Oman Anggari, kunjungan Komisi II DPRD Beltim ke PT. BISS merupakan kunjungan Rutin, bertujuan mengetahui dan meninjau sejauh mana ketersedian pasokan Gas 3 KG untuk 1-2 bulan ke depan.

“ Kita harus tau bahwa Gas 3 KG itu gas subsidi Pemerintah. Nah karena gas subsidi untuk masyarakat tentunya kita harus cross chek kelapangan ketersediannya, sebab jika ada kendala- kendala maka masyarakat akan kesulitan nantinya dalam kebutuhan sehari hari. Belum lagi berimbas pada UMKM yang akan menjadi kendala dan perputaran ekonomi bisa kurang baik,” terang Oman dalam pesan WA- nya kepada BB.

Lanjutnya, dari PT. BISS yang beralamat di Desa Juru Seberang, Tanjung pandan, Belitung mereka diterima oleh Sandy Anggara Manager SPPBE, Roni Murlana Operasional Produksi, Sutanto Operasional Lapangan.

Oman menerangkan, walau PT. BISS berada di Tanjung pandan, namun pendistribusian GAS 3 kg subsidi mencakup daerah Beltim juga, artinya hal ini perlu kita perhatikan bersama.
“ Saya melihat kelapangan saat ini penyaluran dari Palembang ke Belitung masih menggunakan truk Skidtank penggangkutan melalui Kapal LCT. Saya rasa ini belum efektif dan efisien sebab masih akan ada kendala sedikit saja cuaca kurang baik maka bisa terhambat pasokannya,” jelasnya.

Ia melanjutkan,” Karena saya melihat ke lapangan perusahaan ini memiliki Daya tampung/Tambun 450 ton LPG dan memiliki terminal khusus sandar kapal, saran saya agar lebih efektif dan cepat bahkan bisa murah harusnya pihak PERTAMINA pengiriman GAS LPG nya pakai Tongkang jadi tidak ada kendala kendala cuaca. Saya rasa baik pemerintah Kabupaten dan pemerintah provinsi Babel harus mendorong PERTAMINA Suplay LPG cari solusi yang terbaik, karena masyarakat pulau Belitung ada didaerah kepulauan,” tambahnya.

Sementara itu, Sutanto selaku Operasional Lapangan PT.BISS menyebutkan agar segera terealisasi pengiriman gas LPG dengan kapal tongkang, karena kapasitasnya besar sekitar 500 matrik ton sehingga tidak terjadi kekhawatiran, akan kekurangan supply gas LPG untuk masyarakat di Belitung dan Belitung timur.

Selain itu, Sandy Anggara Manager SPPBE menjelaskan “ Kita dari PT BISS supaya ini cepat terealisasinya, maka pengangkutan bulk LPG menggunakan moda angkutan kapal tongkang yang aman dan lebih efisien dari segi ketahanan stok lapangan di Pulau Belitong,” bebernya.

Terkait kelancaran supplay Gas Elpiji 3 KG, Roni Murlana sebagai Operasional Produksi PT. BISS berharap, semua pihak baik Pemerintah Daerah dan DPRD mendukung berjalannya operasional perusahaan, “ karena perusahaan ini berjalan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan dalam hal GAS untuk masyarakat pulau Belitung,” harapnya. (Yusnani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *