Sore tadi, Kementerian Agama Belitung, Pantau Hilal Dari Tanjung Pendam

oleh

Sore tadi, Minggu ( 1/5) bertempat di Pantai Tanjung pendam, sekitar pukul 17.46 sampai 17.48 ketika matahari sudah mulai tenggelam, Kepala Kantor Kementerian Agama Belitung, Masdar Nawawi melakukan pantauan titik hilal untuk menentukan jatuhnya 1 Syawal.

Beliau yang juga ditemani Sekda Sekda Belitung, Hendra Caya mengatakan berdasarkan titik pemantauan hilal di Pantai Tanjung Pendam, sore tadi, titik Rukyatul Hilal dengan tinggi hilal 4 sampai 5 derajat tidak kelihatan karena disebabkan kondisi cuaca mendung.

“Mungkin kalau di daerah lain pasti sudah ada laporan kepada bapak Menteri Agama. Pada magrib setelah ini akan ada sidang isbat dari Menteri Agama,” katanya kepada awak media.

Masdar melanjutkan, untuk kepastian hasil berdasarkan dari 99 titik pantau di seluruh Indonesia, yang semuanya akan langsung di putuskan oleh Pusat melalui sidang isbat malam ini yang di pimpin oleh Materi Agama untuk menentukan 1 syawal 1443 Hijriah.

“Kita sedang menunggu hasil dari sidang Isbat yang di pimpin oleh bapak Menteri Agama. Kalau besok Senin 2 Mei 2022 jatuh 1 syawal 1443 Hijriah, artinya hari ini kita telah menyelesaikan ibadah puasa yang ke 29 hari,” bebernya.

Ia menyebutkan, di Kabupaten Belitung khususnya Pantai Tanjung Pendam, merupakan salah satu titik pantau yang sudah ditetapkan.

“Hasil dari titik pantauan ini akan di sampaikan Kanwil yang nanti di teruskan ke Pusat untuk menjadi bahan bahasan Menteri Agama melaksanakan sidang isbat yang akan digelar pada 1 Mei 29 Ramadhan 1443 Hijriah di Jakarta.

Tambahnya, penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal ada kebijakan baru oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) bahwa dalam penentuan rukyatul Hilal tinggi hilal antara 4 derajat 0,59 menit sampai 5 derajat 33,57 menit dengan sudut elongasi antara 4,89 derajat sampai 6,4 derajat. (Arya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.