Gelaran Pilkades Serentak 2022 di Belitung, Berjalan Aman dan Lancar

oleh

BELITUNG, BELITONGBETUAH. com –Pencoblosan Pilkades serentak tahun 2022 yang diikuti sebanyak 14 Desa di Kabupaten Belitung, Minggu ( 15/5) usai sudah dan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan berjalan dengan baik.

Seperti dikatakan Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes) BPMPDPKB Kabupaten Belitung Antonio Apriza, dari pemantauan di lapangan sehari sebelum pencoblosan dan hari H- nya pelaksanaan Pilkades berjalan aman dan lancar. Untuk tingkat partisipasi pemilihan sebutnya ia menyakini sudah diatas 70 persen.

Hanya saja bila dibandingkan dengan Pilkades sebelumnya, Antonio katakan sejauh ini pihaknya belum ada rekapan secara keseluruhan sebab masih ada beberapa desa yang masih melaksanakan pleno.

“Setelah rapat pleno selesai, baru akan terlihat data fiks berdasarkan data rekapitulasi. Tapi sepertinya tingkat partisipasi masyarakat pada Pilkades tahun ini meningkat dari Pilkades sebelumnya,” terang Antonio.

Ditemui usai menghadiri rapat pleno di Desa Dukong, Minggu malam ( 15/5) sekitar pukul 21.00 Wib, hal lain yang ia sampaikan dari 14 Desa yang melaksanakan pilkades, ada 11 orang calon Kades dari Petahana yang mencalonkan diri kembali, sebab Tanjung Binga dan Cerucuk, Kades sebelumnya tidak mencalonkan kembali dalam Pilkades ini. Dan, dari 11 Petahana yang ikutan, hanya 4 orang Petahana yang mendapatkan suara terbanyak, yaitu Desa Aik Seruk, Perpat, Sungai Samak dan Desa Pegantungan. Sedangkan Desa Dukong, Kades sebelumnya sudah menjabat 3 periode, sehingga tidak boleh mencalonkan diri kembali.

Senada dengan Antonio, Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Dukong, Kecamatan Tanjung Pandan, Zainal Arifin menyampaikan pilkades 2022 juga berjalan aman dan kondusif.

Ditemui setelah rapat Pleno, di Kantor BPD Desa Dukong ia menuturkan dikatakan berjalan lancar lantaran, selama persiapan dan pelaksanaan hingga selesai pemilihan, gelaran Pilkades di wilayahnya tidak terdapat kendala dan hambatan apapun.

Lebih lanjut ia katakan, untuk Desa Dukong sendiri, dari Daftar Pemilih Tetap terdapat 3.704, dengan perhitungan 2.153 suara sah dan 97 suara tidak sah.

Bila dilihat dari DPT yang ada di Desa Dukong, jumlah yang tidak berpartisipasi terbilang tinggi, terkait hal itu, Zainal mengaku dirinya tidak tahu pasti, mengapa banyak warga yang tidak menggunakan hak pilihnya. Ia pun mengatakan padahal surat undangan semua sudah disebar ke masing-masing warga sejak 2 hari sebelum pemilihan.

Berdasarkan hasil pleno Desa Dukong, suara terbanyak diperoleh Min Tet dengan raihan suara 648. Jumlah ini mengungguli 4 orang calon lainnya yaitu Hairudin, Toto Warmunanto, Fadlie dan Dedi Wahyudi. (Arya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.