Kebutuhan Hewan Kurban, Dipastikan Terpenuhi Serta Bebas Dari PMK

oleh

BELITUNG, BELITONGBETUAH. com – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Belitung, Destika Effenly meminta masyarakat tidak perlu panik terkait ketersediaan hewan kurban pada hari raya Idul Adha.

Kekhawatiran akan kurangnya pasokan ternak, imbas dari wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) yang selama ini, kebutuhan ternak di datangkan dari Jawa Timur. Akan tetapi lantaran daerah tersebut terindikasi wabah PMK, maka ternak dari sana dilarang masuk ke Belitung.

banner sidebar

Dalam hal ini jelas Destika berdasarkan koordinasi DKPP bersama 11 pemasok (pengusaha) hewan, telah mendapatkan rekomendasi untuk mendatangkan sapi dan kambing dari NTB dan Lampung.

Lanjutnya, sehubungan adanya wabah PMK, pihaknya juga akan memperketat pengawasan hewan kurban guna mengantisipasi wabah PMK, sebab berdasarkan fatwa MUI, syarat hewan yang akan di korbankan harus dalam keadaan sehat.

Destika memprediksi kebutuhan hewan kurban pada Idul Adha tahun ini, akan meningkat dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu kebutuhannya sebanyak 483 ekor sapi dan 1.247 ekor kamping.

” Saat ini ketersediaan sapi kurban ada 103 ekor dan 88 ekor kamping,” kata Destika Effenly dalam conferensi pers-nya, Senin (06/06/2022).

Ia menyebutkan, untuk mengantisipasi kekurangan tersebut, pihaknya akan mempersiapkan stok hewan kurban sesuai kebutuhan tersebut. “ Para pemasok hewan kurban akan mendatangkan sebanyak 401 ekor sapi dan 2.980 ekor kambing dari NTB dan Lampung,” jelasnya lagi.

Dengan jumlah tersebut, dipastikan Destika akan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam berkurban pada Idul Adha 1443 Hijriah.

Ia juga menekankan, terkait wabah penyakit mulut dan kuku, nantinya Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian akan terus berkoordinasi dengan Satgas, selain pada saat kedatangan sapi dan kambing di Pelabuhan, mereka juga dan memonitor di kandang-kandang. “ Jangan sampai nanti ada yang terjangkit PMK,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.