Buka Belitung Expo 2022, Sanem Lihat Banyak UMKM Tampilkan Produk Baru dan Unik

oleh

BELITUNG, BELITONGBETUAH. com – Bertempat di pantai wisata Tanjung pendam, Belitung Expo 2022 sore tadi, Jumat ( 1/7) resmi dibuka oleh Bupati Belitung, Sahani Saleh ( Sanem) dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Tanjung pandan ( HJKT) ke- 184.

Pada kesempatan itu, ia mengatakan selain Tanjung Pandan merupakan Ibu Kota Kabupaten Belitung, sekaligus menjadi pusat perputaran ekonomi.

Sebutnya, sebagai pusat bisnis, Pemerintah akan terus berupaya agar sektor UMKM bisa terbedayakan apalagi Belitung sudah menjadi daerah tujuan wisata.

Ia menerangkan, di tahun 2018 Tanjung Pandan tercatat sebagai anggota kota pariwisata dunia yang tergabung dalam WTCF (World Tourism City Federation). Di Indonesia sendiri ujar Sanem, hanya ada 3 kota yang masuk sebagai anggota WTCF yakni Tanjung Pandan, Jakarta dan Bandung.

“Di dunia hanya ada 178 kota yang menjadi anggota pariwisata dunia WTCF. Di Indonesia hanya Jakarta, Bandung dengan Tanjung Pandan – Belitung. Tahun 2018 saya langsung menerima sebagai member atau sertifikat Tanjung Pandan sebagai Kota Wisata Dunia,” katanya.

Itulah sebabnya, dalam hal ini Pemda Belitung terus berupaya agar Kota Tanjung Pandan lebih melekat sebagai kota wisata dan pusat bisnisnya Belitung, serta Tanjung pandan jangan sampai terlihat kumuh.

“Tempat-tempat yang kumuh (di Tanjung Pandan) akan kita jadikan sebagai tempat-tempat yang indah, pasar sebagai pusat Bisnis juga akan kita kambangkan,” ujar Sanem lagi.

Terkait pembedayaan sektor UMKM, Sanem menyampaikan bila produk-produk UMKM wajib digelar, setiap ada penyelenggaraan event Nasional seperti Belitung Expo.

Tak lupa Sanem menyebutkan setelah 2 tahun pandemi covid-19 para pelaku UMKM sudah banyak menampilkan produk baru dan unik, contohnya pembuatan batik ecoprint dan produk pertanian yang dibuat menjadi es krim berbahan baku talas, dan wine nanas.

Menurutnya, produk-produk unik semacam itu bisa memberikan suatu kemajuan bagi produk UMKM, sehingga ia pun berpendapat pasca pandemi adalah kebangkitan ekonomi para pelaku UMKM.

“Pasca covid justru (UMKM) lebih maju menciptakan produk baru. Kalo dulu packaging kurang baik, tapi sekarang lebih indah sebagai yang dicanangkan UMKM Naik Kelas ekonomi jadi teratas,” pungkasnya. (Arya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.