Dinobatkan Sebagai Kelurahan Terbersih Pada HJKT Ke-184, Lusin Kuswatoro Lurah Pangkal lalang Seakan Tak Percaya

oleh

TANJUNG PANDAN, BELITONGBETUAH. com – Dalam rangka peringatan HJKT ke 184, Kelurahan Pangkal lalang dinobatkan sebagai Kelurahan terbersih di Kabupaten Belitung.

Atas prestasi tersebut, Lusin Kuswantoro selaku Lurah Pangkal lalang, saat ditemui BB diruang kerjanya pada Senin (4/7) mengatakan dirinya tak percaya bahwa tepat di Hari Jadi Kota Tanjung pandan, kelurahan Pangkalalang mendapatkan pengakuan sebagai kelurahan terbersih di Kabupaten Belitung tahun 2022.

“Kelurahan Pangkalalang baru tahun ini dapat penghargaan (Kelurahan terbersih), dan itu kelebihannya diberi dalam (forum tertinggi) pada rapat Paripurna di DPRD pas di HJKT,” ungjapnya.

Ia menyebutkan, tentu prestasi tersebut berkat jerih payah petugas kebersihan ditingkat kelurahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, dimana mereka mempunyai jadwal rutinitas pekerjaan.

Akan tetapi sebutnya, walaupun sudah mendapatkan penghargaan, namun dirinya mengaku Kelurahannya belum maksimal, sebab masih ada tempat-tempat pembuangan sampah liar diwilayahnya.

Disampaikan Lusin untuk menyandang sebagai Kelurahan terbersih, berdasarkan keterangan DLH ada banyak indikator penilaiannya. Tapi DLH menilai bahwa Kelurahan Pangkallalang punya progres terhadap penanganan kebersihan.

“Aku sendiri ngerasa belum maksimal, tapi dinilai oleh DLH Pangkal lalang punya progres. Mereka melihat Pangkallalang punya petugas kebersihan, kemudian gotong royong secara rutin melibatkan seluruh aparatur dan masyarakat ada,” bebernya.

Ia pun menjelaskan, langkah kedepannya untuk memaksimalkan dan menjaga Kelurahan Pangkallalang tetap bersih, pihaknya sudah mengajukan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah – Reduce Reuse Recycle) ke PUPR untuk tahun 2023.

“TPS yang ada sekarang satu, Insya Allah tahun 2023 akan nambah, menjadi ada 4 TPS tergantung kesiapan lahan kita untuk menempatkan TPS,” terangnya.

Menurut Lusin, sesuai fungsinya, TPS dibuat untuk memfasilitasi, sekaligus memberikan kesadaran masyarakat. Terlebih lagi di tahun depan, pihaknya juga akan memaksimalkan pelayanan sampah kepada masyarakat, karena tong sampah yang tersedia hanya 128.

“Terus terang saja sekarang kita keterbatasan. Kadang-kadang satu tong sampah untuk 2 keluarga,” katanya lagi.

Selain ia juga menyampaikan, meski sudah dinobatkan tetapi pihaknya tidak terlalu berbangga hati karena ini merupakan PR besar dalam menjaganya supaya lebih baik lagi, sebab katanya menjaga lebih sulit daripada meraih. (Arya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.