Dari 300 lebih Peserta Yang Mendaftar Anggota Paskibraka 2022, 38 Terpilih: 32 Untuk di Kabupaten, 6 Bertugas di Provinsi

oleh -

Anggota Paskibraka terdiri dari putra putri terbaik bangsa, kader pemimpin bangsa yang di rekrut dan diseleksi secara bertahap dan berjenjang melalui sistim dan mekanisme pendidikan dan pelatihan yang menanamkan nilai-nilai kebanggan. Penguatan pada aspek fisik dan mental, supaya memiliki kemampuan prima dalam melaksanakan tugasnya. Pasibraka dibawah binaan Kemenpora.

Sehubungan dengan hal ini, Ahmad Ridwan selaku Sekretaris Dinas Pemuda dan Olah raga, Belitung saat ditemui usai acara penurunan bendera merah putih pada upacara peringatan Kemerdekaan 17 Agustus di halaman Kantor Bupati Belitung, sore tadi mengatakan,’’ Arahan kita untuk anak-anak Paskibraka, kita sampaikan kepada pelatih, silahkan dilatih sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan dari Kemenpora,’’ ujarnya.

IMG-20240621-WA0024

Untuk pelatih Paskibraka sendiri terang Ahmad, berada di bawah kepemimpinan Lanud Tanjung Pandan, Pak Rahmat,’’ Terus di pelatih itu, ada dari Kodim, juga dari Polres, ada dari PPI. Jadi istilahnya mereka ini satu tim kerja,’’ jelasnya.

Ahmad juga menerangkan bila anggota Paskibraka 2022 yang terpilih itu merupakan hasil seleksi dari siswa-siswi sekolah menengah atas yang ada di seluruh Belitung. ‘’ Dipilih lebih kurang dari 300 lebih, peserta yang ikut seleksi. Mereka yang ikut seleksi ini didaftarkan dari sekolah-sekolah dan sudah memiliki kriteria yang dipersyaratkan, ‘’ katanya.

‘’ Artinya, seleksi ini utusan dari sekolah-sekolah itu. Karena di sekolah-sekolah itu ada kegiatan ektra kurikuler Paskib. Mereka yang ikut itu disini, diseleksi lagi, dan terpilih jadi 38 orang, 6-nya di provinsi. Jadi dari 300 orang lebih itu, dipilih 38 orang,” bebernya.

Terus kira-kira ada gak reward untuk adik-adik Paskibraka kita atas tugas mulianya? ‘’ Jadi, kalau untuk pemerintah daerah kalau untuk Duta Belia, misalnya mereka harus keluar, karena dalam masa pandemi kemarin dan proses penganggaran, kemampuan keuangan kita tidak bisa memberikan itu. Tetapi secara reward dari pemerintah daerah ada memberikan mereka semacam honor atau uang saku yang mereka terima. Paling kalau untuk rekreasinya, paling dilakukan di sineklah,’’ ujar Amhad Ridwan. (Yusnani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *