Inspektorat Akan Melakukan Pemeriksaan Kades Yang Habis Masa Jabatannya

oleh

Tanjung Pandan, belitongbetuah. com – Inspektorat Kabupaten Belitung akan melakukan pemeriksaan terhadap mantan Kepala Desa yang baru habis masa jabatannya.

Seperti disampaikan oleh Sekertaris Inspektorat, Rizaldi, usai pengambilan sumpah dan pelantikannya dirinya oleh Bupati Belitung di ruang sidang Pemkab Belitung, Rabu (2/11/).

Guna melaksanakan berbagai fungsi, baik itu fungsi bimbingan terhadap keuangan desa maupun fungsi pengawasan, berupa monitoring, evaluasi terhadap pengelolaan keuangan desa, mereka akan bekerja sama dengan OPD pedamping desa yaitu Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKBPMD) Kabupaten Belitung.

Sebutnya, DPPKBPMD selaku OPD teknis yang bergerak melakukan pembinaan terhadap pemerintahan desa, sedangkan inspektorat selaku fungsi pengawasan. Jadi, harus saling berkoordinasi dan bersinergi melaksanakan tata kelola pemerintahan desa.

Ia menyebutkan, seperti diketahui berbagai permasalahan terjadi di beberapa desa, dan menjadi perhatian bersama.

Namun sebenarnya dengan sistem transaksi sekarang, non tunai, telah membiasakan pemerintahan desa untuk lebih tertib dalam administrasi. Hanya saja, kadang masih terdapat kelemahan dalam verifikasi.

“Tapi laporan secara fisik juga tetap harus dibuat. Itu juga setiap bulan tetap harus dilaporkan, tapi juga harus di verifikasi oleh pejabat, baik itu dari pejabat keuangan, kemudian dari sekretarisnya, maupun kepada Kadesnya,” kata Rizaldi kepada awak media.

Menurutnya, kemungkinan dalam hal ini, ada sedikit kelemahan. Antara yang fisik dan yang di aplikasinya mungkin ada perbedaan. Inilah yang sekarang sedang ditelusuri.

Sehubungan hal tersebut, ia menilai pada intinya, adanya niat dari pejabat yang paling rendah di desa maupun pemimpin di desa itu sendiri, termasuk juga fungsi pengawasan masyarakat dan BPD untuk saling bersinergi, menjalankan pemerintahan desa yang dipercaya masyarakat.

“Kalau semua ini saling bersinergi, saya rasa kita bisa membuat pemerintahan desa yang dipercayai oleh masyarakat, “pungkasnya. (Arya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *