Maret ini, Tarif Air PDAM, Naik Rp 1000 per Kubik

oleh -

Tanjungpandan, belitongbetuah. com Perumda Air Minum Tirta Batu Mentas, akan menaikkan tarif air pada Maret 2023.

Hitungan kenaikan tarif diberlakukan pada pembayaran di bulan April. Direktur Perumda Tirta Batu Mentas, Badia Parulian mengatakan, kenaikan tarif berdasarkan surat keputusan penyesuaian tarif yang berlaku pada 26 Desember 2022.

IMG-20240621-WA0024

“Jadi ini kami sosialisasikan, kan ada jeda waktu dari Desember sampai Maret,” kata Badia usai acara Sosialisasi Penetapan Tarif Air Minum dan Penggunaan Air Bersih PDAM Tirta Batu Mentas, Kamis (3/3/2023) di Ruang Sidang Pemkab Belitung.

Lanjutnya, kenaikan tarif itu, terbilang murah Rp 1.000 perkubik, dari harga sebelumnya, sebab harga air mendapat subsidi dari Pemerintah.

Disampaikan dari Badia, sebenarnya Perumda Tirta Batu Mentas, untuk biaya produksi air itu Rp 10 ribu perkubik. Namun karena sudah mendapat subsidi, “ Kami jual Rp3.000. Jadi, kalau rumah tangga makai 10 kubik, bayarannya Rp 30.000. Sekarang harganya naik Rp 1000, jadi Rp 4. 000 perkubik,” ujarnya seraya mengatakan, kenaikan harga itu sudah sesuai.

Selain itu, ia juga menyebutkan operasional perusahaan meningkat. Tadinya, biaya listrik hanya sebesar Rp 40 juta per bulan, kini menjadi Rp 120 juta perbulan.

Terkait pemakaian rumah tangga, ia jelaskan rata- rata satu bulan, sebanyak 17 kubik. Sedangkan untuk perusahaan menggunakan air lebih banyak, meski demikian, kualitasnya tetap dijaga.

“Selama ini mereka (pengusaha) mengambil air permukaan, karena waktu belum tersedia di PDAM. Karena sekarang ada Perumda Tirta Batu Mentas sudah bisa digunakan, airnya cukup berkualitas, sudah lolos uji kelayakan,” beber Badia.

Kìni, ujar Badia sudah ada beberapa perusahaan menggunakan (berlangganan) air dari Perumda, seperti perusahaan cold storage, pabrik es, dan Hotel.

Ia juga mengatakan, pihaknya akan membenahi, agar ada jaringan pipanisasi, sehingga bisa langsung mengaliri air dari Batu Mentas ke perusahaan-perusahaan dan rumah tangga.

Hal itu kata Badia, lantaran ada beberapa titik yang belum tersambung, terutama terhadap konsumen rumah tangga.

“Tahun ini sudah siap untuk 3000 rumah dari 2.500 pelanggan. Bulan Maret atau April sudah terkondisikan dari Batu Mentas,” harapnya. (Arya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *