Kecamatan Manggar Berkomitmen Menangani Masalah Stunting

oleh -

Belitung Timur, belitongbetuah.com – Pemerintah Kecamatan Manggar berkomitmen untuk menanggulangi permasalahan stunting melalui berbagai program yang direncanakan. Upaya ini bertujuan agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal.

Camat Manggar, Heri Susanto mengatakan, percepatan penurunan stunting menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kecamatan Manggar, sehingga pihaknya komitmen bersama sehingga program yang dirancang dapat direalisasikan dengan baik.

IMG-20240621-WA0024

“Apa yang jadi kesepakatan dan dilakukan ditingkat desa, kita bahas bersama dalam forum ini sehingga ada kesepakatan terkait intervensi stunting di desa,” katanya saat membuka acara rembuk stunting di Kantor Camat Manggar, Selasa (1/8).

Sementara itu Kepala Puskesmas Manggar yang diwakili Atien Gultom mengatakan, intervensi stunting sangan penting, di mana orang tua dan masyarakat harus ikut peduli terhadap penurunan resiko stunting.

“Perangkat desa, bidan desa dan masyarakat untuk kita bersama-sama berkomitmen menekan angka stunting di wilayah Kecamatan Manggar. Dalam rembuk ini kita bahas permasalahan yang ada dan hasilnya akan dibawa ke tingkat kabupaten,” ujar Atien.

Perlu diketahui, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Belitung Timur Nomor 188.45-230 Tahun 2022 Tentang Pembentukan Tim Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Belitung Timur terdapat 4 desa lokus stunting tahun 2023 di Kecamatan Manggar yakni Desa Kelubi. Desa Padang, Desa Kurnia Jaya dan Desa Baru.

Dari data tersebut, Pemerintah Kecamatan Manggar melakukan penanganan stunting yakni intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Intervensi spesifik merupakan kegiatan yang langsung mengatasi penyebab terjadinya stunting dan umumnya diberikan oleh sektor kesehatan seperti asupan makanan, pencegahan infeksi, status gizi ibu, dan pemantauan tumbuh kembang anak.

Sedangkan Intervensi sensitif merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penyebab tidak langsung stunting yang umumnya berada di luar persoalan kesehatan.

Intervensi sensitif terbagi menjadi 4 (empat) jenis yaitu penyediaan air minum dan sanitasi, pelayanan gizi dan kesehatan, peningkatan kesadaran pengasuhan dan gizi serta peningkatan akses pangan bergizi.


Yuk, ikutin terus perkembangan informasi seputaran Belitong melalui media online belitongbetuah.com atau cukup meng-klik link Fanpage Facebook -nya Belitong Betuah yang selalu menyajikan berita terlengkap seputaran Belitong yang kami update…

Sumber : Diskominfo Belitung Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *