Belitung Terima 2 Kategori Penghargaan Anugerah Meritokrasi 2023, Kado Indah Di akhir Masa Jabatan BESAME

oleh -

Belitung, belitong betuah.com — Kabupaten Belitung mendapatkan 2 kategori Penghargaan di ajang Anugerah Meritokrasi tahun 2023, yang diselenggarakan oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Kraton Grand Ballroom Yogyakarta Marriot Hotel, pada Kamis (7/12).

Dua raihan prestasi nasional tersebut di dapat atas suksesnya penerapan Sistim Merit berpredikat ‘Baik’ dengan nilai 252,5 dan Indeks Kualitas Pengisian JPT juga dengan predikat ‘Baik’ dengan nilai 87,16. Penghargaan tersebut, diterima langsung oleh K.A Azhami, Kepala BKPSDM Belitung.

IMG-20240621-WA0024

Azhami yang mewakili Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan bahwa penghargaan ini adalah usaha keras Pemkab Belitung untuk menata manajemen ASN semakin unggul, berkualitas dan profesional. Dengan menempatkan pegawai sesuai dengan kemampuan dan kapasitasnya.

Tentu saja, arahan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Belitung guna menciptakan dan meningkatkan SDM yang unggul, berkualitas dan profesional sebutnya senantiasa dilakukan. Sehingga untuk pertama kalinya, sejak penghargaan ini digelar pada tahun 2018, Belitung kini menuai hasilnya. Tepat ketika masa jabatan duet BESAME Sanem-Isyak memimpin daerah ini, yang akan berakhir pada 31 Desember 2023 nanti.

Ada 8 aspek penilaian yang dilakukan dalam sistim merit, seperti Perencanaan Kebutuhan, Pengadaan, Pengembang Karir serta Promosi dan Mutasi. Mencakup pula aspek Manajemen Kinerja. Aspek Penggajian, Penghargaan dan Disiplin. Selanjutnya, aspek Perlindungan dan Pelayanan, terakhir Sistim Informasi.

Sistim merit sebagai kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan pada kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang diberlakukan secara adil dan wajar tanpa diskriminasi. Dalam sistim ini, lanjut Azhami setiap ASN harus memenuhi kualifikasi sesuai bidangnya, yang ditandai dengan latar belakang pendidikan.

Selain itu, mereka juga harus punya kompetensi yang diuji kapasitasnya. Kompetensi menjadi suatu keharusan. ‘’ Uji kompetensi atau assessment ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran kompetensi yang dimiliki setiap ASN,’’ ujar Ahzami, Jumat (8/12) seraya menyebutkan pada prinsipnya adalah mengenai kepatuhan pada pelaksanaan aturan manajemen ASN yang telah ditetapkan. (Yusnani)


Yuk, ikutin terus perkembangan informasi seputaran Belitong melalui media online belitongbetuah.com atau cukup meng-klik link Fanpage Facebook -nya Belitong Betuah yang selalu menyajikan berita terlengkap seputaran Belitong yang kami update…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *