Pesatkan Pariwisata Belitung: Yusril Anjurkan Penerbangan Langsung dari Dubai

oleh -

Belitung, belitong betuah.com— Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra, Jumat (2/2/2024) adakan silaturahmi dengan Pj Bupati Belitung Yuspian, beserta jajarannya.

Acara digelar di rumah dinas bupati Belitung. Di awal sambutannya, Yuspian mengisahkan adanya penurunan penerbangan yang jadi pintu masuk utama ke Belitung, dari 15 kali sehari menjadi 5 kali saja.

IMG-20240621-WA0024

Tentu sebutnya, itu mempengaruhi sektor wisata Belitung. Meskipun Yuspian tak menampik, bila kondisi tersebut dipengaruhi oleh hukum pasar, suplay dan demand. Untuk itu, ia menyampaikan berkenaan dengan perayaan tradisi masyarakat Tionghoa, Ceng Beng atau sembahyang kubur, maka akan diadakan Belitong Chinese Internasional Festival.

Sebelumnya, tradisi ini tak pernah di lirik, padahal saban tahunnya mampu mendatangkan ribuan warga Tionghoa yang ada di luar sana datang ke Belitung. Potensi ekonomi dari tradisi ini pun tak main- main, di perkirakan Pj Bupati, mencapai puluhan miliar.

Terkait sektor pariwisata, ditemui usai acara, Yusril menuturkan ia menyadari sepenuhnya, bahwa pariwisata Belitong, kesulitannya ada di transportasi. Walaupun Belitung itu, memiliki keindahan alam yang luar biasa.

“ Kalau penerbangan Cuma 5 kali sehari dari Jakarta, pasti okupansi hotel di bawah 30%. Tentu mereka (hotel) kolaps,” tukasnya.

Maka, ia menganjurkan kepada Pemerintah Daerah untuk melobi Pemerintah Pusat, supaya jalur penerbangan internasional jangan Cuma dari Singapura dan Kuala Lumpur.

“ Tapi langsung dari Dubai. Karena Dubai sudah buka penerbangan ke Bali. Dubai juga mengalahkan Singapur, sebagai tempat transit dunia. Kalau misalnya, Amir Emirat setuju di kasih posisi untuk mengelola pulau di Belitung.”

“ Satu pulau lah yang dikelola mereka, dia bikin istana di situ, silahkan aja. Tapi buka penerbangan langsung dari Dubai ke Belitung. Yakin saya, dalam beberapa tahun, wisata akan booming,” tandasnya.

Ia juga menyebutkan, bandara Hanandjoeddin sebelumnya pernah di buka penerbangan internasional, namun tidak berlanjut, lantaran pandemi melanda. Sehingga ke depannya, di sarankan mesti di desain betul.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *