Tanggapi Penyeludupan Timah Ilegal, Berkedok Pengiriman Babi, Yuspian Sebut Jika Ada Pemberitaan di Media, Itu Bukan Tidak Lolos, Tapi Ketahuan

oleh -

Tanjugpandan, belitongbetuah.com – Pj Bupati Belitung Yuspian menginstruksikan bawahannya untuk meningkatkan pengawasan agar penyeludupan pasir timah ilegal yang sempat terjadi beberapa waktu lalu melalui Pelabuhan Tanjung RU, Kabupaten Belitung ke Pelabuhan Sadai Bangka Selatan, tidak terulang lagi.

Menurutnya, untuk menggagalkan penyeludupan yang bisa dilakukan adalah meningkatkan pengawasan sesuai kewenangan Dinas Perhubungan, sebab setiap barang yang lewat merupakan kewenangan kita.

IMG-20240621-WA0024

Kewenangan yang ada di Dinas Perhubungan adalah melakukan pengecekan, apakah sesuai antara manifest dengan barang yang akan diangkut, baik dari segi bentuk, jenis, jumlah dan lain sebagainya.

Seperti diketahui, ada muatan pasir timah dalam truk yang membawa Babi, dan siap dikirimkan melalui Pelabuhan Tanju Ru, beberapa waktu lalu. Terkait kejadian tersebut, Yuspian menilai sekarang orang- orang yang ingin melakukan penyeludupan pasir timah ilegal sudah meningkatkan kewaspadaan. Dan, dari kejadian itu pula, ia menyatakan kecurigaan kita terhadap barang-barang tersebut dianggap wajar.

Hanya saja ujar Yuspian berdasarkan kewenangan Pemda, begitu menemukannya, tidak bisa menidak. “ Yang bisa dilakukan hanyalah melaporkan ke pihak yang berwajib,” tukasnya.

Yuspian menganalogikan bahwa penyeludupan pasir timah ini, sama seperti pengiriman narkoba. Ada yang lolos, ada juga yang tertangkap. Yang membedakan hanya lah bentuk, jumlah dan beratnya barang.

‘’Tapi karena sudah ada indikasi terhadap kejadian ini, kami minta supaya pengawasan itu lebih ditingkatkan kewaspadaannya,’’ kata Yuspian kepada awak media usai sidang paripurna, Senin (24/6/2024).

Yuspian menyayangkan, kalau penyeludupan pasir timah sudah terjadi lebih dari satu kali dan untungnya itu akhirnya diketahui. Dalam hal ini, ia mengatakan artinya tiada ada pengawasan dan pengecekan di situ. “ Ada banyak formasi yang bisa dilakukan untuk meloloskan tindakan kejahatan tersebut, dan ada pihak lain untuk melakukan penindakan ini sebenarnya,” kata Yuspian.

Karena itulah, ia berpendapat sehubungan aksi penyeludupan tersebut, jika ada pemberitaan di media, itu sudah bukan tidak lolos, tapi ketahuan.
‘’Kalau dak tahu (Ada Pengiriman Timah) dak ape-ape, gitu kan ni ceritanya,’’ tukas Yuspian.

Jika demikian halnya, Ia kembali mengingatkan, ada banyak cara untuk menggagalkan pengiriman timah ilegal tersebut. Tapi harus bersinergi, sebab kewenangannya melibatkan banyak pihak.

‘’Kemaren kami sudah menginstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan kepada anggota kami, tapi sebatas kewenangan kita. Kemudian koordinasikan bila memang ada yang mencurigakan, karena kita tidak bisa membiarkan (penyeludupan timah ilegal) lewat begitu saja, apalagi barang yang sifatnya muatan tertutup,’’ tandasnya. (Arya)


Yuk, ikutin terus perkembangan informasi seputaran Belitong melalui media online belitongbetuah.com atau cukup meng-klik link Fanpage Facebook -nya Belitong Betuah yang selalu menyajikan berita terlengkap seputaran Belitong yang kami update…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *